Peternakan adalah salah satu sektor penting dalam kehidupan masyarakat Desa Turus yang berperan besar dalam memenuhi kebutuhan pangan, meningkatkan pendapatan warga, serta mendukung perekonomian desa.
Hewan Ternak di Desa Turus dan Sekitarnya
Data peternakan yang berasal dari Desa Turus, tetapi juga mencakup desa-desa sekitar seperti Mrisen, Turus Lor, Turus Kidul, Jetis, dan Popongan Wetan menunjukkan bahwa aktivitas peternakan berkembang secara kolektif di wilayah sekitar Desa Turus, dengan pola pengelolaan yang relatif serupa antar desa dan saling mendukung dalam skala lokal.
Secara umum, peternakan unggas—terutama bebek—menjadi jenis ternak yang paling dominan di wilayah ini. Selain itu, masyarakat juga memelihara kambing, ayam, serta ternak besar seperti sapi dan kerbau dalam jumlah yang lebih terbatas. Pola tersebut menunjukkan bahwa peternakan di Desa Turus dan sekitarnya masih didominasi oleh usaha skala rumah tangga dengan tingkat keragaman ternak yang cukup tinggi, baik







Mrisen
Di Mrisen, aktivitas peternakan didominasi oleh unggas dengan jumlah bebek yang cukup besar. Selain itu, terdapat pula kambing dan ayam yang dipelihara oleh beberapa warga. Hal ini menunjukkan bahwa peternakan di Desa Mrisen lebih berfokus pada usaha yang mudah dikelola dan memberikan hasil dalam jangka pendek.
Turus Lor
Peternakan di Turus Lor menunjukkan variasi jenis ternak, mulai dari unggas hingga ternak besar. Keberadaan kerbau dan kambing meskipun tidak dalam jumlah besar menandakan bahwa sebagian masyarakat masih memanfaatkan ternak sebagai pendukung kegiatan pertanian dan sebagai aset ekonomi jangka panjang.
Turus Kidul
Turus Kidul memiliki keragaman ternak yang paling lengkap dibandingkan desa lainnya. Selain unggas dan ternak kecil, di desa ini juga terdapat ternak besar serta beberapa hewan non-produktif seperti anjing dan burung. Hal ini mencerminkan skala peternakan yang lebih beragam dan menyebar di berbagai rumah tangga.
Jetis
Peternakan di Jetis didominasi oleh unggas dan kambing dengan jumlah yang relatif lebih terbatas. Pola ini menunjukkan bahwa peternakan di Desa Jetis umumnya bersifat sebagai usaha sampingan yang mendukung pendapatan utama masyarakat.
Popongan Wetan
Di Popongan Wetan, peternakan unggas menjadi jenis ternak yang paling menonjol. Keberadaan bebek dan ayam mencerminkan bahwa masyarakat lebih memilih ternak yang sesuai dengan kondisi lingkungan serta dapat dikelola secara sederhana oleh keluarga.